Mac 01, 2008

Sederhanakan manis, sederhanalah pahit


foto © firusfansuri.blogspot.com



Yang manis-manis itu
selalu buatkan kita lupa,
lalu mudah sekali benci

yang pahit-pahit.


Sedangkan,
selalu juga yang manis itu
cenderung memudaratkan, dan
yang pahit itu dekat pada menyembuhkan.



Kadangkala, merindui pada yang pahit
lebih melegakan, kerana
tiada perlu bimbang akan jarum hati,
lebih tetap menunjuk pada~Nya



Maha Adil, Maha Bijaksana Dia

yang ciptakan rasa manis-pahit, manis-pahit
silih berganti, demi menyerlahkan
Kebenaran hakiki, kepada yang mencari.

Dalam diam, Dia ingin dikenali
di balik selubung manis-pahit dunia ini
sudahkah ditemui?



Agar tak berlarutan pahit yang menjemukan
,
agar tak berpanjangan manis yang melekakan

maka pada~Nya, jangan pernah buruk sangka
tanpa henti, pohonlah karunia~Nya,
sederhanakan manis, sederhanalah pahit.



****

Ibnu Abas
010308



Foto: Masjid An-Nur, Universiti Teknologi Petronas

Creative Commons License

1 ulasan:

tulip putih berkata...

aduh saya hampir jatuh cinta pada semuanya..sungguh mengasyikkan, tenggelam seketika dalam semua baris bait kata dalam setiap baris puisi...