September 11, 2008

Manis Madu Samudera Rindu





Ketahui,

Dia beri sepi, sunyi
mudahan jiwa kenal dirinya

Dia kurniai manis, rasa hamba
suluhan nurani temui Sang Pencipta

Dia kirimi rindu, hakiki
agar kembali diri
merasai berjuta rasa
paling utama,

Cinta Nya

membawa sanubari,
senantiasa dekat pada Nya

menawar pilu,
bertemu dan berjauh kerana Nya

mengisi jasmani,
ingatan menghamba untuk Nya

lalu dibawa Nya, diri

menyelami samudera rindu
menyulami rasa rayu

lalu menghilang pedih duniawi
berganti pula, rasa menanti

tuk menatap, bagi memuas qalbu
Keindahan Nya, melangkaui manis madu
masanya, buat diri tertunggu
namun takkan jemu, untuk bertemu

dengan Yang Maha Satu.


Ibnu Abas
070528
12.00

1 ulasan:

tulip putih berkata...

Sangat indah puisinya menuntun jiwa.izinkan sy menjd pengunjung tetap blog ini. Karya Ibnu Athaillah yg plg menarik di hati